Kamis, 04 Maret 2010

Contoh Data yang Terkait Dengan Manajemen Ritel

KONSULTAN BISNIS RETAIL MODERN, MANAJEMEN RETAIL MODERN CONSULTANT, PELATIHAN MANAJEMEN RETAIL, BISNIS RETAIL CONSULTANT, KONSU


Bisnis ritel di Indonesia saat ini tumbuh sangat pesat seiring dengan bergesernya gaya hidup tradisional ke modern oleh karenanya peluang emas ini dimanfaatkan oleh peritel-peritel yang mempunyai modal besar dan dengan kemampuan managemen Retail modern baik Jaringan maupun sendirian ( stay lone )serta berkemampuan mencari modal asing seperti jaringan minimarket maupun Hipermarket asing yang sudah ada di Indonesia saat ini.

Lokasi Toko Modern harus mengacu Rencana Tata Ruang Wilayah Kota/Kabupaten dan Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten/Kota termasuk peraturan Zonasinya. Dalam hal ini pemerintah pusat menyerahkan kewenangan mengenai kewilayahan kepada pemerintah daerah. Kelemahan poin ini adalah sudah jamak bahwa aturan Tata Ruang Wilayah seringkali dilanggar karena berbagai macam kepentingan. Baik itu di Jakarta maupun di daerah. Ada baiknya di poin ini langsung diatur mengenai daerah-daerah mana yang terlarang dimasuki toko modern. Di peraturan ini memang ada poin mengenai jarak antara Hypermarket dengan toko tradisional. Tetapi sepertinya pemerintah tidak mengambil sikap yang tegas, berapa jauh seharusnya jarak antara Hypermarket dengan Pasar Tradisional. Disini hanya disebutkan bahwa pendirian toko modern wajib memperhatikan jarak antara Hypermarket dengan Pasar Tradisional yang telah ada sebelumnya.

Batasan Luas lantai Penjualan Toko Modern
o Minimarket - <> 5.000 m2
o Department Store >400 m2
o Perkulakan >5.000 m2

Persaingan yang sangat kuat dan tarik menarik kepentingan antara Pebisnis dan Pemerintah Daerah serta Pembuat Peraturan dalam hal ini Pemerintah Pusat sangatlah Tercermin dalam Penerapan Peraturan Presiden N0.112 Tahun 2007, Permasalahan sekarang adalah bagaimana jika Sudah terlanjur ada dan terjadi misalnya letak Hipermarket dan pasar Tradisional berdekatan ?, Bagaimana mekanisme penerapan biaya yang dikenakan kepada pemasok adalah biaya yang berhubungan lansung dengan penjualan produk pemasok seperti regular discount, fixed rebate, conditional rebate, promotion discount, promotion budget, distribution cost, listing fee.

Managemen Retail Modern baik Stay Lone Maupun Jaringan hadir untuk membantu menjawab segala tantangan di era persaingan bebas saat ini. Dengan segala keunggulan yang ada aplikasi system ini akan membantu anda dalam mengambil keputusan. Kami akan membantu meminimal kan Resiko Bisnis Retail dengan Mengaplikasikan Managemen Retail Modern yang Kami Tawarkan kepada Pebisnis Retail maupun yang akan memulai Bisnis Retail.



Minggu, 21 Februari 2010

Manajemen Bisnis Ritel

Bisnis ritel merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek cukup baik. Teruatam jika mengamati jumlah populasi penduduk Indonesia pada tahun 2010 yang diperkirakan mencapai kurang lebih 220 juta jiwa. Alhasil, rasio keberadaan ritel khusunya ritel modern apabila diabdingkan dengan total penduduk Indonesia masih menunjukkan kesenjangan yang cukup besar (satu ritel masih harus melayani 500.000 jiwa).

Keberadaan ritel-ritel tradisional memang masih cukup diperlukan dalam konteks melayani segmen ekonomi bawah. Namun kemajuan teknoligi dan tuntutan kebutuhan konsumen yang terus meningkat menjadi pendorong adanya perubahan orientasi bisnis dalam lingkup bisnis ritel.

Jika pada awalnya banyak bisnis ritel yang cukup dikelola secara tradisional, tanpa dukungan teknologi yang memadai, tanpa pendekatan manajemen modern dan tanpa berfokus pada kenyamanan dan keinginan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Pergeseran pola perilaku belanja pelangan yang terdeteksi dari sejumlah studi yang dilakukan menunjukkan bahwa aktivitas belanja pelanggan tidak hany dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan akan barang-barang keperluan hidup, namun lebih mengarah pada terpenuhinya kebutuhan untuk berekreasi dan berelasi. Kondisi inilah yang mendorong bisnis ritel tardisional mulai harus peka menaggapi kebutuhan pelanggan yang belum terpemuhi (un met need) jika mereka ingin tetap bertahan hidup dalam lingkungan persaingan bisnis ritel yang semakin tajam.

Bekal pemahaman terhadap konsep-konsep pengelolaan ritel modern sangat penting untuk dipahami, mengingat kegagalan dalam pengelolaan akan menumbulkan resiko kerugian yang cukup besar. Sedangkan jika seorang pelaku bisnis ritel tetap bertahan dengan pengelolaan ritel secara tradisional tidak memungkinkan untuk memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan bila dihadapkan dengan semakin banyaknya ritel-ritel modern yang dikelola dengan modal yang cukup besar maupun terjadinya perubahan pola belanja konsumen yang mempunyai konsekuansi terhadap berubahnya kebutuhan mereka terhadap keberadaan sebuah ritel seperti yang telah dijelaskan di atas.

Pengelolaan ritel modern skala besar dan kecil membutuhkan kesiapan pengelola dalam arti Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan, ketrampilan (baik soft maupun hard skill) dalam hal manajerial ritel modern dan sekaligus kepekaan dalam melihat peluang agar dapat memiliki kompetensi untuk bertahan dalam bisnis ritel (continous competitive advantage).

Untuk itu, dipandang penting untuk mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang manajemen ritel yang akan menambah kesiapan pengelola ritel tradisional maupun ritel modern pada umumnya dalam mengimplementasikan semua pengetahuan dan konsep manajemen ritel modern secara terintegrasi khususnya bagi kesiapan dalam mengelola bisnis ritel modern slaka kecil dan menengah secara mandiri maupun apabila terjun sebagai bagian dari manajemen suatu perusahaan ritel skala menengah dan besar.

Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai Lembaga Pengembangan Manajemen Fakultas Ekonomi Unika Widya Mandala urabaya Kajian Manajemen Ritel adalah: Mengembangkan Sumber Daya Manusia bidang Manajemen Ritel yang berpengetahuan, berkemampuan dan berkeahlian melalui:

Pemberian pengetahuan tentang dasar-dasar penting secara praktek untuk memulai bisnis ritel modern skala kecil dan menengah

Pemberian kita-kiat untuk meminimumkan resiko gagal dalam memasuki bisnis ritel modern

Menambah peluang sukses memulai dan bertahan dalam bisnis ritel modern

Memberikan referensi penting untuk sukses dalam bisnis ritel modern

Menyusun strategi untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis ritel modern

Memberikan pedoman dalam pembuatan rencana kerja dalam bisnis ritel modern

Sasaran

Para pengusaha kecil dan menengah yang berkeinginan terjun dalam bisnis ritel sebagai:

Pemula dalam bisnis ritel modern skala kecil dan menengah secara mandiri

Tenaga yang akan bergabung dala operasional perusahaan ritel modern skala kecil dan menengah

Pelaku bisnis ritel tardisional kecil dan menengah yang berkeinginan untuk mengembangkan diri

Tenaga yang akan bergabung dalam manajerial perusahaan ritel modern skala kecil dan menengah pada tingkatan supervisor/penyelia

Para pengusaha ritel tradisional kecik dan menengah yang menjadi binaan suatu lembaga/institusi/org

Bidang Kompetensi

Pelatihan, penelitian dan konsultasi dalam bidang Manajemen Ritel, meliputi:

Perencanaan Bisnis Ritel (Retail Business Plan)

Audit Ritel Manajemen

1. Perencanaan dan Penyusunan Strategi Pemasaran Ritel

2. Pengelolaan Barang Dagangan (Merchandise Management)

3. Pengelolaan Operasional Toko (Store Operation)

4. Kiat Sukses Mengeloal Ritel Modern Skala Menengah dan Kecil (memulai dan mampu bertahan dalam era kompetisi)

5. Pergeseran Paradigma Pengelolaan Ritel Tradisional menuju Paradigma Ritel Modern

6. Analisis Perilaku Belanja Konsumen

7. Retail Mix (Bauran Ritel)

8. Pengelolaan Loss Prevention

9. Studi Kelayakan Bisnis Ritel

Selasa, 16 Februari 2010

Perusahaan Retail Sebagai Media Informasi Efisiensi Ketepatan, Kecepatan, dan Keamanan dalam Pencatatan Data Produk

Perusahaan Retail Sebagai Media Informasi Efisiensi Ketepatan, Kecepatan, dan Keamanan dalam Pencatatan Data Produk

Salah satu cara untuk menumbuhkan kekuatan persaingan perusahaan ialah dengan mengadopsi suatu teknologi informasi guna dapat memantapkan dan memastikan kecepatan informasi sampai pada level top manajemen. Informasi yang didapatkan harus cepat, tepat dan efisien sehingga mendukung kebijakan-kebijakan strategis yang diputuskan oleh top manajemen.

     Permasalahan yang timbul bagi perusahaan adalah bagaimana untuk mengurangi lead time pencarian produk/material di gudang barang jadi dengan menerapkan FIFO (first in first out) dan waktu entry data yang relatif cukup lamban karena dilakukan secara manual. Oleh karena kondisi yang demikian maka diperlukan suatu sistem pencarian material/produk di gudang barang jadi dengan sistem entry data yang cepat, tepat dan efisien. Kecepatan hasil pencarian material/produk dan entry data yang sudah terjamin keabsahannya akan diintegrasikan ke dalam sebuah sistem yang telah mempunyai integrasi semua unit proses bisnis.

     Menagapa RFID ? Alasannya, karena alat ini memiliki banyak keguanaan antara lain dalam bidang transportasi (identifikasi kendaraan otomotif, sistem pembayaran tol otomatis, plat nomor elektronik, manifest [daftar barang] elektronik, pendata rute kendaraan, pengawas kelayakan kendaraan), bidang perbankan (buku cek elektronik, kartu kredit elektronik), bidang keamanan (tanda pengenal pegawai, pintu gerbang otomatis, pengawas akses) dan bidang kesehatan ((identifikasi dan sejarah medis pasien). Selain itu saya mengambil tema mengenai RFID dikarenakan saat ini kegiatan usaha retail membutuhkan sesuatu yang cepat tepat dan efisen dalam menentukan jumlah setock barang dan pengawasan terhadap aset perusahaan berupa barang-barang yang di jual.

     Di dalam paper ini disebutkan manfaat-manfaat penggunaan rfid pada perusahaan retail serta kelebihan-kelebihan rfid di banding barcode. Contoh perusahaan yang menggunakan rfid yaitu perusahaan albertsons, Albertsons adalah perusahaan asal Amerika yang bergerak dalam bidang retail yang memiliki 2.300 toko di negara bagian amerika serikat. Hardware dan software pendukung rfid dan barcode. Legalitas penggunaan RFID nilai investasi dari RFID dan benefit atau keuntungan dari penggunaan RFID.


STRATEGI MANAJEMEN RITEL UNTUK PEMASARAN 


Industri Ritel terus berubah seiring dengan perubahan teknologi, perkembangan dunia usaha serta kebutuhan konsumen. Bisnis Ritel adalah keseluruhan aktivitas bisnis yang terkait dengan penjualan dan pemberian layanan kepada konsumen untuk pengunaan yang sifatnya individu sebagai pribadi maupun keluarga. Agar berhasil dalam pasar ritel yang kompetitif, pelaku ritel harus dapat menawarkan produk yang tepat, dengan harga, waktu & tempat yang tepat pula.

Oleh karena itu, pemahaman terhadap pelaku ritel terhadap karakteristik target pasar atau konsumen yang akan dilayani merupakan hal yang sangat penting.


Dalam operasionalnya pelaku Ritel menjalankan beberapa fungsi antara lain membantu konsumen dalam menyediakan berbagai produk & jasa. Menjalankan fungsi memecah maupun menambah nilai produk, secara keseluruhan pengelola bisnis ritel membutuhkan implementasi fungsi – fungsi manajemen secara terintegrasi baik fungsi keuangan, pemasaran, sumberdaya manusia, maupun operasional. Sehinga pelaku ritel dapat memahami secara penuh tentang lingkup bisnis ritelnya, cara strategi pengembangannya dan Memanajemen bisnisnya.


Strategi Ritel merupakan pernyataan yang menjelaskan hal - hal :


1. Sasaran Pasar ( Target Market ), yaitu segmen – segmen pasar yang direncanakan untuk dilayani terkait dengan aktifitas memfokuskan sumber daya yang harus disiapkan oleh Ritel
2. Format yang direncanakan akan digunakan utnuk memenuhi kebutuhan target pasar. Format Ritel adalah gabungan Ritel didasarkan pada sifat atau cirri barang dan jasa yang ditawarkan, kebijakan penentuan harga, pemasangan iklan dan program promosi, design took, dan lokasi khusus.
3. Dasar perencanaan ritel untuk memperoleh keunggulan bersaing yang dapat dipertahankan atau keuntungan dari persaingan yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.


Dengan demikian tiap Strategi ritel akan meliputi :


- Pemilihan segmen target pasar & penentuan format ritel
- Pengembangan keunggulan bersaing yang memungkinkan ritel untuk mengurangi tingkat kompetensi yang dihadapi


Konsep Ritel adalah orientasi manajemen yang memfokuskan ritel dalam menentukan kebutuhan target pasar serta memenuhi kebutuhannya dengan lebih efektif & efisien. Ritel Yang berhasil harus memenuhi kebutuhan pelanggan pada segmen pasar yang dilayani secara lebih baik daripada yang dilakukan oleh pesaing. Tugas Utama dalam mengembangkan Bisnis Ritel adalah menetapkan sasaran pasar, Proses ini diawali dengan menetapkan segmentasi pasar.


Hal – hal penting yang harus diperhatikan dalam bisnis ritel untuk mengembangkan keunggulan bersaing :


1. Loyalitas Konsumen
Loyalitas konsumen berarti kesetiaan konsumen untuk berbelanja di lokasi ritel tertentu. Mempunyai konsumen yang loyal adalah metode yang penting dalam mempertahankan keuntungan dari para pesaing, jika mmeiliki konsumen yang loyal brarti konsumen memiliki keengganan untuk menjadi pelanggan pada ritel – ritel pesaing
2. Program Loyalitas
Program loyalitas adalah bagian dari keseluruhan manajemen hubungan antar konsumen, Program ini sudah umum dijalankan dalam bisnis ritel, program loyalitas bekerja sama dengan manajemen hubungan pelanggan / Customer Relationship Marketing ( CRM ) .

Anggota – anggota program loyalitas diketahui saat mereka membeli, karena mereka menggunakan beberapa tipe kartu loyalitas, informasi pembelian disimpan dalam database yang besar, dari dari database dapat diketahui jenis – jenis barang apa yang dibelioleh konsumen, dengan mengunakan cara ini pelaku ritel dapat menyesuaikan berbagai penawaran untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang loyal dengan baik.

Beberapa pelaku ritel yang telah mengunakan program ini seperti : Alfa dengan AFC ( Alfa Family Club ), Carrefour dengan Kartu Belanja ( KB ) Carrefour, Maatahari dengan MMC (Matahari Club Card ), dan masih banyak contoh lainnya.


3. Lokasi


Lokasi adalah factor utama dalam pemilihan took Konsumen, Ini juga keunggunlan bersaing yang tidak mudah ditiru. Contohnya Starbucks , mereka menciptakan keberadaan pasar yang sulit untuk disaingi, Carrefour, mereka selalu menentukan lokasi yang selalu strategis.

Pemilihan lokasi yang tepat mempunyai keuntungan yaitu :
1. Merupakan komitmen sumber daya jangka panjang yang dapat mengurangi fleksibilitas masa depan ritel itu sendiri.
2. Lokasi akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis ritel dimasa yang akan dating, area yang dipilih haruslah mampu untuk tumbuh dari egi ekonomi sehingga dapat mempertahankan kelangsungan toko saat awal ataupun masa yang akan datan.
Penentuan lokasi dapat dimulai dengan memilih komunitas, keputusan ini sangat bergantung pada potensi pertumbuhan ekonomi dan stablitas maupun persaingan serta iklim politik . selain itu juga geografis sangat menentukan .
4. Manajemen Sumber Daya Manusia
Ritel adalah bisnis tenaga kerja intensif, para pegawai memiliki peranan penting dalam memberikan layanan pada konsumen dan membangun loyalitas konsumen.
5. Sistem Distribusi & Informasi
Semua Ritel berusaha untuk mengelola usaha secara efisien, mereka terus memenuhi kebutuhan konsumen, dan pada saat yang sama member konsumen barang-barang dengan harga lebih baik dari pada pesaingnya atau memutuskan utnuk mengunakan kesempatan guna menarik perhatian konsumen dari para pesaing denganmenawarkan jasa, barang, dan penyajian visual yang lebih baik.
6. Barang – barang yang Unik
Mengembangkan merek-merek berlabel ( juga disebut merek-merek toko ) yang merupakan produk – produk yang dikembangkan dan dipasarkan oleh ritel dan hanya tersedia dari ritel tersebut.
7. Layanan Konsumen
Dibutuhkan waktu dan usaha untuk membangun sebuah tradisi dan reputasi untuk layanan konsumen, karena layanan konsumen yang bagus merupakan asset strategis yang sangat berharga.


Sumber :
Email : yoyo@sienconsultant.com
Website: http://manajemen-strategi.com

Tanggal dan Waktu Download :

17/02/2010 Jam : 11 . 20 WIB

Minggu, 22 November 2009

Prospek Market Notebook

Bab 1 . Pendahuluan

Pada jaman dahulu mungkin nenek moyang kita banyak yang mengatakan mustahil seseorang bisa terbang, benda mati bisa bicara dan seseorang dapat berkomunikasi pada tempat yang berbeda tetapi pada waktu yang sama. Kini semua ke-mustahil-an itu sudah menjadi kenyataan, manusia bisa terbang menggunakan pesawat, televisi bisa mengeluarkan suara dan telpon bisa untuk berkomunikasi dengan siapa saja dan di mana saja. Dan saya yakin orang jaman sekarang tidak akan ada yang mengingkarinya, semua itu karena apa? Itulah buah dari teknologi.
Ray Kurzweil seorang ahli dalam bidang AI (Artificial Intelligence / kecerdasan buatan) dalam bukunya “The age of Spiritual Machines: When Computers Exceed Human Intelligence”, Ray Kurzweil menjawab sekitar tahun 1999, ia mulai membuat prediksi-prediksi kejadian yang akan datang di masa depan dalam beberapa tahapan :Tahun 2009
Sebuah PC seharga US$ 1000 akan dapat melakukan sekitar 1 triliun kalkulasi per detik. Komputer akan menjadi sangat kecil , menempel pada pakaian dan perhiasan. Sebagian besar transaksi bisnis rutin berada diantara manusia dan personalitas virtual. Telepon dengan terjemahannya pemanggil dan yang dipanggil bisa menggunakan dua bahasa yang berbeda, akan digunakan secara luas di masyarakat.
Tahun 2019
Sebuah PC seharda US$ 1000 akan setara dengan kemampuan komputasional otak manusia. Komputer semakin mudah dioperasikan, tidak terlihat dan menempel di mana saja. Virtual reality sudah dalam 3 dimensi. Sebagian interaksi dengan komputer sudah melalui isyarat tubuh (gesture) dan komunikasi ucapan bahasa dua arah. Linkugnan realistis yang mencakup segala hal (audio, visual dan fisik) membuat manusia mampu melakukan sesuatu, secara virtual, dengan manusia lain, meskipun ada batasan secara fisik. Manusia mulai memiliki hubungan dengan personalitas otomatis, seperti teman dan guru.
Tahun 2029
Sebuah PC seharga US$ 1000 akan setara dengan kemampuan komputasional seribu otak manusia. Komputer telah terhubung langsung ke otak manusia dengan koneksi high-bandwidth. Pencangkokan otak berhasil dilakukan untuk meningkatkan persepsi dan interpretasi secara audio dan visual, memori dan penalaran. Komputer mampu membaca semua literatur dan material multimedia yang dibangkitkan oleh mesin maupun manusia. Muncul diskusi tentang legalitas komputer dan konstitusi manusia.

Tahun 2049
Makanan yang diproduksi menggunakan nano technology mulai digunakan secara umum. Makanan tersebut mempunyai komposisi gizi yang baik, mempunyai rasa dan tekstur yang sama dengan makanan organik.
Tahun 2072
Picoengineering atau teknologi pada skala picometer atau 10-12 meter berhasil diaplikasikan di dunia nyata.
Tahun 2099
Ada kecenderungan kuat untuk membuat gabungan antara pemikiran manusia dengan kecerdasan mesin. Sebagian besar entitas tidak mempunyai kehadiran fisik yang permanen. Kecerdasan dari mesin yang diturunkan dari model-model kecerdasan manusia yang diperluas mengklaim dirinya sebagai manusia. Sebagian besar kecerdasan ini tidak terikat terhadap suatu unit pemrosesan komputasi yang khusus. Jumlah manusia-manusia berbasis software jauh lebih banyak dibanding manusia-manusia berbasis syaraf alami (karbon). Bahkan diantara kecerdasan manusia yang masih menggunakan sel-sel syaraf berbasis karbon tersebut, terdapat penggunaan teknologi terhadap kemampuan perseptual dan kognitif manusia. Manusia-manusia yang tidak menggunakan pencangkokan tersebut tidak dapat berpartisipasi dalam dialog dengan manusia-manusia lain yang menggunakan pencangkokan sel syaraf.
Beberapa prediksi yang ada pada tahapan pertama saat ini sudah mulai terwujud, sebagai contoh; HP (handphone) sudah memiliki kemampuan sama dengan komputer. Ada kemungkinan prediksi-prediksi pada tahapan selanjutnya juga akan terwujud, jika demikian –dan jika saya boleh berandai-andai– maka prediksi gila saya tentang kejadian yang akan terjadi di masa depan adalah:
Pemerintahan dipegang oleh teknologi. Karena masalah independensi dan krisis kepercayaan terbentuklah suatu badan yang mencoba menerapkan sistem pemerintahan dibawah teknologi, suatu negara dipimpin oleh satu super komputer, semua kebijakan dijalankan dengan sangat objektif tidak pandang bulu, mau itu anak jendral atau anak petani semua mendapatkan konsekuensi yang sama.
Semua manusia tidak perlu keluar rumah untuk berbelanja, yang diperlukan hanya mengatakan “aku butuh ini/itu..”, atau bahkan hanya perlu memikirkannya saja untuk kemudian segera diproses oleh market terdekat.
Popularitas mata uang fisik (dalam dunia nyata) mulai menurun dan digantikan dengan transaksi elektronik/virtual, atau bahkan mata uang fisik akan ditiadakan selamanya.
Bermacam-macam program jahat (malware) seperti virus komputer akan menjadi momok yang paling menakutkan bagi manusia, sehingga setiap orang perlu menginstal program keamanan seperti antivirus kedalam chip dalam otak mereka.
Orang saling mengenal dan akrab dalam dunia virtual tapi tidak mengenal dalam dunia nyata sehingga karakteristik setiap orang semakin buram.
Dengan adanya perkembangan dan identifikasi diatas, perkembangan IT di dunia akan mengalami kenaikan pengguna ( usernya ) ,hal ini dikuatkan kembali dengan adanya data yang signifikan akan perkembangan dan tingkat keaktifan masyarakat yang menggunakan IT , Berikut ini prosentase pengguna IT yang telah kami dapat :

Tidak menutup kemungkinan IT adalah suatu hal yang kini menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat dunia .Laptop , computer , ataupun Notebook nantinya akan mengalami perkembangan pasar yang menjanjikan bagi para pasar market IT .Notebook khususnya Notebook dalam beberapa tahun terakhir ini berkembang dengan sangat pesat dan pada awal tahun ini boleh dibilang melewati penjualan komputer desktop di seluruh dunia, dahulu notebook merupakan produk yang hanya digunakan oleh kalangan bisnis karena pada saat itu harga sebuah notebook bias dikatakan sangat mahal dan belum terjangkau oleh kalangan menengah. Tapi dengan perkembangannya teknologi notebook dan semakin banyak pabrikan yang memproduksi perangkat tersebut harga notebook pun semakin terjangkau. Pada saat ini harga notebook dapat ditembus mulai dari harga lebih kurang 4 juataan sampai harga yang membuat dahi anda mengerut karena melihat jumlah digit rupiahnya yang fantastis di karenakan Teknologi yang ditawarkan notebook semakin beragam, mulai dari prosesor yang ultra low voltage hingga yang menggunakan prosesor dan graphic card dengan kinerja tinggi yang digunakan para gamer

Jumat, 20 November 2009

PENGARUH PERATURAN PEMERINTAH TERHADAP AKTIVITAS PEREKONOMIAN

Pengaruh Peraturan Pemerintah Terhadap Aktivitas Perekonomian dan Bisnis Kewirausahaan

Pengaruh peraturan terhadap perekonomian dan Bisnis Kewirausahaan sebagai Tolak Ukur atau Aturan - Aturan yang dibuat guna membentuk perekonomian yang diinginkan , Berikut adalah Hubungan antara Peraturan Pemerintah terhadap Perekonomian :

membuat peraturan ekonomi
- mengatur serta mengendalikan jalannya roda perekonomian
- mencetak uang & mengedarkannya di masyarakat
- mengawasi lalu lintas keuangan
- mengatur bank sentral
- sebagai konsumen
- sebagai produsen (BUMN, BUMD)
- sebagai investor pd perusahaan2

Fungsi dan Peranan Dari :

Ekonomi : Menyejahterakan rakyat dengan mengelola SDA yang terkandung di bumi Indonesia oleh negara dan mengentaskan kemiskinan.

☆ Politik : Menumbuhkan rasa menghormati dengan Pemerintah, baik Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah dan menciptakan suasana yang mendukung agar program yang dijalankan pemerintah sukses.

☆ Jika digabungkan system & keadaan politik di suatu negara akan mempengaruhi semua prosedur & aspek-aspek ekonomi karena bagaimanapun, keadaan ekonomi dipengaruhi oleh keadaan & kondisi masyarakatnya.

Ada beberapa alasan ketika mekanisme pasar memiliki saling ketergantungan (interdepensi). Pertama, mekanisme pasar tidak dapat berfungsi tanpa eksistensi hukum dan property right. Hukum memberikan basis bagi penerapan aturan main, termasuk pemberian hukuman (penalti) bagi pelaku ekonomi yang melanggarnya. Hukum dan pendefinisian property right merupakan barang publik dan domain dari pemerintah. Sejarah ekonomi mengajarkan kita bahwa revolusi industri berjalan dengan sukses sehubungan dengan pelaksanaan hukum (law and order) yang memberikan keamanan dan kepastian (security) bagi sektor bisnis untuk beroperasi. Studi terakhir di Kolombia menunjukkan bahwa biaya dari ketidakamanan (insecurity) membebankan ekonomi Kolombia hingga 25 persen dari PDB.

Kedua, pemerintah mempunyai fungsi dalam memfasilitasi terciptanya pasar. Industrialisasi di banyak negara justru terjadi akibat intervensi pemerintah dalam penyediaan subsidi pajak, bunga atau subsidi infrastruktur. Sebagian juga akibat intervensi pemerintah secara langsung. Katakanlah untuk kasus lembaga keuangan pedesaan dan perannya terhadap pengembangan ekonomi pedesaan. Tanpa dukungan kredit Bimas, peningkatan produksi beras yang berlipat ganda hampir mustahil terjadi

Rabu, 21 Oktober 2009

Manusia Sebagai Subyek Hukum



Pengertian Subyek Hukum :
Subyek hukum ialah pemegang hak dan kewajiban menurut hukum. Dalam kehidupan sehari-hari, yang menjadi subyek hukum dalam sistem hukum Indonesia, yang sudah barang tentu bertitik tolak dari sistem hukum Belanda, ialah individu (orang) dan badan hukum (perusahaan, organisasi, institusi).


(sumber : Wikipedia )



Manusia Sebagai Subyek Hukum

Berdasarkan rangkuman diatas penulis menyimpulkan bahwa manusia sebagai subyek hukum adalah sebagai pelaku dan pelaksana kegiatan hukum yang ada , manusia tidak bisa lepas dari peraturan hak dan kewajibannnya,selain itu Manusia dan hukum adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan dalam ilmu hukum, terdapat adagium yang terkenal yang berbunyi: “Ubi societas ibi jus” (di mana ada masyarakat di situ ada hukumnya). Artinya bahwa dalam setiap pembentukan suatu bangunan struktur sosial yang bernama masyarakat, maka selalu akan dibutuhkan bahan yang bersifat sebagai “semen perekat” atas berbagai komponen pembentuk dari masyarakat itu, dan yang berfungsi sebagai “semen perekat” tersebut adalah hukum.


Manusia, disamping bersifat sebagai makhluk individu, juga berhakekat dasar sebagai makhluk sosial, mengingat manusia tidak dilahirkan dalam keadaaan yang sama (baik fisik, psikologis, hingga lingkungan geografis, sosiologis, maupun ekonomis) sehingga dari perbedaan itulah muncul inter dependensi yang mendorong manusia untuk berhubungan dengan sesamanya. Berdasar dari usaha pewujudan hakekat sosialnya di atas, manusia membentuk hubungan sosio-ekonomis di antara sesamanya, yakni hubungan di antara manusia atas landasan motif eksistensial yaitu usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya (baik fisik maupun psikis). Dalam kerangka inter relasi manusia di atas motif eksistensial itulah sistem hubungan sosial terbentuk.

Fakta bahwa kita hidup dalam berbagai bentuk hubungan sosial, hubungan budaya dan hubungan teknologi, telah membuat kita cemas didalam menghayati Identitas kita sebagai manusia. Mengejar identitas kemanusiaan dengan cara kekerasan adalah irasionalitas tertinggi manusia, karena justeru dengan itu, pengertian kemanusiaan yaitu kemampuan untuk mencapai pemahaman, direndahkan menjadi untuk memusnahkan. Kesadaran akan HAM memang memerlukan bukan sekedar kampanye publik, tetapi memerlukan sistem penamaan sejak dini, yaitu melalui sistem pendidikan yang secara sengaja mamasukkan pelajaran HAM sebagai salah satu mata pelajaran inti, dasar pemikirannya bahwa adalah negara membutuhkan basis kesadaran hak yang kuat agar demokrasi dikembangkan secara melembaga.
(Sumber Informasi : joeniarianto)













Aplikasi Manfaat Ilmu Hukum Di Fakultas Ekonomi










Manfaat Mengaplikasian Ilmu Hukum di Fakultas Ekonomi

Manfaat ilmu bagi manusia tidak terhitung banyaknya ,sebagai pedoman ataupun juga sebagai pengaplikasian di dunia,yang membuat manusia dapat berfikir secara rasional dan kritikal terhadap lingkungan - lingkungan disekitarnya,sehingga manusia mengalami resolusi untuk lebih maju dalam hidupnya ,Karena semakin banyak ilmu yang kita dapati semakin banyak pula pengertian yang dapat kita mengerti

Jenis Ilmu yang bisa kita dapati banyak sekali , Namun untuk pembahasan kali ini saya mencoba mengartikan manfaat mempelajari ilmu hukum di fakultas ekonomi , yang diantaranya :

  • Mampu Mengetahui Aspek-Aspek hukum Ekonomi pada Umumnya
  • Dapat Mengaplikasikan Ilmu Hukum secara benar terhadap Ekonomi
  • Mengetahui Sistem - sistem peraturan Perekonomian
  • Menambah wawasan terhadap Hukum Ekonomi
  • Memperkecil resiko terhadap kecurangan sistem ekonomi
  • Menambah wawasan mahasiswa Fakultas Ekonomi Terhadap Hukum
Peraturan Pemerintah ( Undang - Undang ) Berkaitan Dengan Perekonomian dan Bisnis Kewirausahaan

Pengertian Hukum Perdata

hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara individu-individu dalam masyarakat dengan saluran tertentu. Hukum perdata disebut juga hukum privat atau hukum sipil. Salah satu contoh hukum perdata dalam masyarakat adalah jual beli rumah atau kendaraan.

Berdasarkan penjelasan tersebut kita dapat menghubungkan kaitan antara Peraturan Hukum terhadap Perekonomian dan Bisnis kewirausahaan dengan contoh Hukum Perdata pada umumnya.di antara lain :

  1. Hukum keluarga
  2. Hukum harta kekayaan
  3. Hukum benda
  4. Hukum Perikatan
  5. Hukum waris
Contoh Peraturan Pemerintah Terhadap Perekonomian dan Bisnis Kewirausahaan :

Penetapan KEK ( Kawasan Ekonomi Khusus )

Diundangkannya Undang-Undang Penanaman Modal (UU PM) rupanya menyisakan pe-er besar. Rupanya pemerintah kudu membuat satu UU lagi, yaitu tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Pasal 31). Untuk menyiasati waktu yang terbatas, pemerintah sudah menyiapkan jurus potong jalur. Beberapa waktu lalu Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi menandaskan, KEK cukup diatur oleh sebuah Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perpu).

http://www.gunadarma.ac.id/

http://www.studentsite.gunadarma.ac.id/